Baru Tahu Ternyata Ada WA Pertamina, Ini Pendapat Saya

Belakangan ini saya sedang mencoba belajar menulis artikel di blog. Biasanya saya hanya membuat materi pelajaran atau menulis untuk keperluan sekolah. Jadi kalau sekarang mencoba menulis artikel seperti ini rasanya masih kaku. Mudah-mudahan nanti lama-lama bisa lebih bagus.

Kali ini saya ingin sedikit membahas tentang WA Pertamina. Saya sebenarnya baru tahu kalau Pertamina juga mempunyai layanan yang bisa dihubungi melalui WhatsApp. Awalnya saya mengira hanya media sosial saja yang aktif, ternyata sekarang banyak perusahaan sudah memakai WhatsApp supaya masyarakat lebih mudah menghubungi mereka.

Menurut saya memang ini mengikuti perkembangan zaman. Hampir semua orang sekarang menggunakan WhatsApp. Dari bangun tidur sampai malam, pasti banyak yang membuka aplikasi ini. Bahkan di sekolah juga komunikasi dengan wali murid sering menggunakan WhatsApp. Jadi kalau perusahaan memakai layanan yang sama rasanya memang lebih praktis.

Saya sendiri belum pernah memakai nomor WA Pertamina secara langsung. Tetapi setelah membaca beberapa informasi, ternyata layanan ini bisa dipakai untuk mencari informasi maupun menyampaikan pertanyaan. Kalau ada hal yang ingin ditanyakan, masyarakat tidak perlu bingung lagi harus menghubungi ke mana.

Yang menurut saya penting justru bukan hanya kemudahannya. Kita juga harus hati-hati. Sekarang banyak sekali penipuan yang memakai nama perusahaan besar. Kadang ada pesan yang mengaku dari Pertamina lalu menawarkan hadiah atau meminta data pribadi. Kalau kita tidak teliti bisa saja langsung percaya.

Saya sering mengatakan kepada murid-murid supaya jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas. Ternyata nasihat itu juga berlaku untuk orang dewasa. Jangan asal klik tautan yang dikirim orang tidak dikenal. Jangan memberikan kode OTP kepada siapa pun. Hal seperti ini kelihatannya sederhana, tetapi masih banyak yang menjadi korban.

Saya rasa Pertamina juga pasti berharap masyarakat menggunakan jalur resmi ketika ingin bertanya atau menyampaikan keluhan. Dengan begitu informasi yang diterima juga lebih jelas dan tidak menimbulkan salah paham. Apalagi sekarang berita di media sosial kadang sangat cepat menyebar, meskipun belum tentu benar.

Kalau dipikir-pikir, perkembangan teknologi memang luar biasa. Dulu orang harus menelepon atau datang langsung jika ingin mendapatkan pelayanan. Sekarang cukup membuka WhatsApp dari rumah. Dalam beberapa menit saja kita sudah bisa menyampaikan pertanyaan. Tentu kalau pelayanannya cepat, masyarakat juga merasa terbantu.

Sebagai guru, saya senang melihat perubahan seperti ini. Artinya pelayanan publik juga mulai menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat. Namun teknologi tidak akan bermanfaat kalau kita sendiri tidak menggunakannya dengan bijak. Tetap perlu mengecek informasi dan memastikan bahwa nomor yang dihubungi memang resmi.

Tulisan saya kali ini mungkin masih sederhana. Saya juga sadar pembahasannya belum terlalu lengkap. Namanya juga masih belajar menulis di blog. Kadang saya bingung harus menyusun kalimat seperti apa supaya enak dibaca. Tetapi saya berpikir, yang penting mulai dulu. Nanti sambil belajar pasti akan ada peningkatan.

Kesimpulan yang saya dapat setelah mengenal WA Pertamina adalah layanan seperti ini memang bisa memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi. Namun di sisi lain, kita harus tetap berhati-hati terhadap nomor palsu yang mengatasnamakan Pertamina. Jangan sampai karena ingin cepat mendapatkan informasi, justru menjadi korban penipuan.

Semoga tulisan sederhana ini ada manfaatnya. Kalau masih ada kekurangan saya mohon maaf. Mudah-mudahan di artikel berikutnya saya bisa menulis dengan lebih baik lagi dan pembahasannya juga lebih lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *